Memahami Perbedaan Notaris & PPAT

sertifikat1

Anda tentu sering melihat plang nama notaris dan PPAT berada di satu kantor yang sama. Bagi orang awam, notaris dan PPAT mungkin dianggap memiliki tugas dan fungsi yang sama, padahal kenyataannya tidak demikian.

Meskipun banyak notaris yang juga berprofesi sebagai PPAT, namun tugas, kewajiban, serta fungsi notaris serta PPAT berbeda. Lantas apa perbedaan antara notaris dan PPAT?

Notaris pada dasarnya merupakan pejabat umum yang berwenang untuk membuat akta otentik dan beberapa kewajiban lainnya. Sedangkan PPAT merupakan pejabat umum yang diberi kewenangan untuk membuat akta-akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu mengenai hak atas tanah atau Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun.

Berbedaan lain antara notaris dan PPAT yakni notaris diangkat oleh Departemen Hukum dan Hak Asasi Manusia, sedangkan PPAT diangkat langsung oleh Badan Pertanahan Nasional. Selain itu ada perbedaan lain terkait kewenangan notaris dan PPAT.

Notaris berwenang untuk mengesahkan tanda tangan dan menetapkan kepastian tanggal surat di bawah tangan dengan mendaftar dalam buku khusus (legalisasi), membukukan surat-surat di bawah tangan dengan mendaftar dalam buku khusus (waarmerking), membuat akta otentik tentang perjanjian ataupun ketetapan, melakukan pengesahan kecocokan fotokopi dengan surat aslinya, memberikan penyuluhan hukum sehubungan dengan pembuatan akta, dan membuat akta jual beli dan sertifikat tanah.

Sedangkan notaris memiliki kewenangan untuk jual beli tanah, tukar tambah, hibah, pemasukan ke dalam perusahaan, pembagian hak bersama, pemberian Hak Guna Bangunan/Hak Pakai atas Tanah Hak Milik, pemberian hak tanggungan, serta pemberian kuasa membebankan hak tanggungan.

BACA JUGA:
5 Ruangan Ini Wajib Dibersihkan Setiap Hari
Mengintip Kloset Mewah Sosialita Jamie Chua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *